Hutan Riau Kritis, Tapi Pembalakan Ilegal Masih Saja Terjadi di Kuansing

Source: Internet

 

Data resmi pemeerintah menyatakan kondisi hutan di Riau sudah sangat kritis karena peralihan menjadi kawasan hutan industri dan perkebunan.

Namun sayangnya, dengan kondisi demikian, aksi-aksi pembalakan liar masih saja terjadi, seperti yang berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kepolisian Resor Kuantan Singingi menggerebek gudang penyimpanan kayu ilegal atau ilegal loging, seorang pelaku inisial AH (59) ikut diamankan polisi untuk dimintai keterangannya.

Satu truck colt diesel dan sejumlah kayu disita sebagai barang bukti.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Fibri Karpiananto mengatakan, pengungkapan ilegal loging ini berawal informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya gudang penyimpanan kayu ilegal di Desa Pulau Padang Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

“Saat petugas menggerebek gudang tersebut, ditemukan beberapa orang pekerja sedang melakukan kegiatan pengolahan kayu di tempat pengolahan kayu atau sawmill,” kata Fibri, Selasa (14/11/2017).

Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan ada kayu bulat sekitar 15 tual, untuk jenis dan ukuran menunggu keterangan ahli.

Kayu olahan jenis papan sekitar 200 keping, kayu olahan jenis beroti sekitar 1000 keping, 1 unit truck colt diesel, 2 gergaji, dan 6 meja sawmil

“Selain itu diamankan kuasa lapangan inisial AH yang bertugas selaku tukang ukur kayu dan tukang catat kayu balok masuk dan kayu olahan yang keluar dan dibeli,” jelas Fibri.

Dijelaskan Fibri, personel masih di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan evakuasi barang bukti.

Personel sedang melakukan pemeriksaan terhadap pekerja yang sedang bekerja.

“Pelaku dijerat pasal 83 ayat (1) huruf b sebagaimana diatur dalam rumusan Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e atau Pasal 83 ayat (1) huruf c Jo Pasal 12 huruf h atau Pasal 87 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf l UU RI nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo Pasal 55, dan 56,” kata Fibri.

Source :

Riau Book

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


six − 5 =