Minyak Sawit Salah Satu Tema di Forum Bisnis Indonesia-Spanyol

Foto: infosawit

 

Pada awal Oktober 2018 telah dilaksanakan forum bisnis dan business matching Indonesia-Spanyol di Madrid, Spanyol. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan misi dagang Indonesia ke Swiss dan Spanyol, sekaligus menjadi cara untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan, serta networking pelaku usaha dari Indonesia dan kedua negara Eropa tersebut.

Dalam keterangan resmi kepadaInfoSAWIT, pada forum bisnis ini, Mendag menyampaikan perkembangan ekonomi Indonesia, potensi menjadi mitra strategis bagi Spanyol, serta pentingnya penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensif Economy Partnership Agreement(IEU-CEPA) bagi berbagai pihak termasuk pelaku usaha kedua negara.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, meminta pelaku usaha Spanyol dapat menyuarakan dukungan untuk percepatan perundingan IEU-CEPA yang mengakomodir kepentingan semua pihak secara berimbang.

Kegiatan forum bisnis dan business matching yangdiikuti oleh sekitar 75 peserta ini, dibuka oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Spanyol Hermono. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Menteri Industri, Perdagangan, dan Pariwisata,Mrs. Maria Del Marr Serrano, dan Sekretaris Jenderal Spanish Indonesia Business Council, Antonio Vinal. Narasumber pada forum bisnis ini adalah Ketua Bidang Luar Negeri, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Fadhil Hasan; Importir, Moycor Vic Javier Antonio VC; Direktur Leading Brands Spanyol, Miguel Otero; Ketua Klub Eksportir dan Investor Spanyol, Antonio Bonnet; dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iman Pambagyo.

Pelaku usaha Indonesia yang turut serta kali ini datang dari sektor minyak kelapa sawit, produk tekstil dan garmen, kopi, perhiasan, produk kertas, serta kerajinan tembaga.

Total perdagangan Indonesia-Spanyol pada tahun 2017 mencapai US$ 2,51 miliar, dengan neraca perdagangan surplus bagi Indonesia, mencapai US$ 1,51 miliar. Ekspor Indonesia mencapai US$ 2,01 miliar, sementara impor dari Spanyol mencapai US$ 496,01 juta. Pada periode Januari-Juli tahun 2018, perdagangan kedua negara tercatat sebesar US$ 1,79 miliar.

Nilai ini meningkat sebesar 21,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dengan neraca perdagangan surplus bagi Indonesia senilai US$ 970,99 juta. Sedangkan ekspor Indonesia ke Spanyol pada periode Januari-Juli 2018 tercatat sebesar US$ 1,38 miliar atau meningkat 14,25 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tecatat sebesar US$ 1,21 miliar.

Source :

infosawit

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fourteen − 7 =