BPBD Riau Minta Prioritas Pembangunan Sekat Kanal dan Sumur Bor

Foto:Ilustrasi

 

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Badan Restorasi Gambut, melakukan rapat koordinasi (rakor) pencegahan kebakaran lahan gambut di Provinsi Riau.

Rapat itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead dan beberapa instansi terkait.
Pada saat rakor tersebut, pihak dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menjelaskan, pada tahun 2015-2016 lalu, pihaknya telah membangun ribuan sekat kanal dengan sistem gotong rotong dan hal itupun sifatnya sementara.
“Tapi setalah kita cek pada tahun 2017 kemarin, ternyata banyak yang sudah rusak. Tentunya hal ini perlu dibangun kembali atau direvitalisasi,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur  Jumat, 20 Juli 2018.
Kemudian, katanya, berkaitan dengan program BRG dan LHK Riau untuk membuat sekat kanal dan sumur bor dilokasi rawan kebakaran lahan, pihaknya menyambut baik hal tersebut.
“Kami sangat senang bahwa program itu  dianggarkan, jadi tentunya akan mendukung operasi karhutla,” kata dia lagi.
Tapi, lanjutnya, yang harus ditegaskan dalam kasus pemadaman karhutla adalah mengenai daerah prioritas untuk pembuatan sekat kanal dan sumur bor.
“Karena seperti dibeberapa daerah seperti di Dumai dan Bengkalis susah capai sumber air. Bahkan untuk jalur darat dan udara susah. Kami minta ada prioritas untuk pembuatan program ini,” tutupnya.
Source :

riau24

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


five × 1 =