Setelah Cabut Siaga Karhutla, Pemprov Riau Diminta Fokus Penanggulangan Banjir

Source: Internet

 

Pencabutan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dinilai menjadi langkah tepat yang dilakukan oleh Pemprov Riau yang disepakati bersama usur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) lainnya, Kamis (23/11).

Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Ade Agus Hartanto mengatakan, dengan pencabutan status siaga tersebut, bukan berarti pengawasan dan pengendalian terjadinya kebakaran hutan dan lahan tidak dilakukan lagi, namun hanya mengurangi intensitas.

“Memang sudah wajar dicabut, apalagi ini sudah memasuki musim hujan. Mencabut status kan bukan berarti pengawasan tidak dilakukan lagi, namun hanya mengurangi intensitas saja,” kata Ade kepada Tribun, Kamis (23/11).

Selain itu, Ade Agus juga mengatakan, dalam dua tahun ini, Riau cukup aman dari Karhutla, hal ini juga dikarenakan ketegasan presiden, yang memberikan peringatan kepada jajaran di daerah.

“Sehingga di daerah selalu siaga dan tidak berani menentang. Semua pihak juga merasa bertanggung jawab. Saya yakin, perusahaan atau pun masyarakat saat ini akan ikut menjaga,” imbuhnya.

Politisi PKB Riau ini juga mengatakan, saat ini bencana alam juga harusnya lebih difokuskan kepada penanggulangan banjir di daerah-daerah, bahkan termasuk Kota Pekanbaru.

“Sekarang sudah memasuki musim hujan, banjir juga sudah dimana-mana. Bagusnya memang lebih baik fokus ke penanggulangan bajir untuk selanjutnya,” ulasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


eighteen − 18 =