Merangkai Nusantara dengan Kenduri Laut di Perbatasan

Photo: Liputan6.com

 

Puluhan perahu adu cepat memutari perbatasan Indonesia-Singapura, Minggu, 9 September 2018.  Saling salip tak menyurutkan keindahan warna-warni layar perahu mereka. Selamat datang di acara Kenduri Laut Pesisir Kepulauan Riau.

Acara kenduri laut ini digelar tepatnya di perairan Pulau Mongkol, Kelurahan Pemping , Belakang Padang, Kepulauan Riau. Tujuannya untuk membangkitkan semangat kemaritiman dan merangkai  Nusantara dari perbatasan.

Komunitas Melayu Raya sebagai penyelenggara sepertinya berharap banyak pada kegiatan ini. Ketua Melayu Raya Kordinator Wilayah Batam Hazarin Firda  menjelaskan, pemilihan tema “Merangkai Pulau dalam Menyatukan Negeri NKRI” bukan tanpa alasan. Warga perbatasan memiliki problematika nasionalisme yang berbeda dengan masyarakat umum.

“Ini juga pesan kepada masyarakat bahwa mereka bagian dari kota Batam. Bagian dari Provinsi kepulauan Riau dan NKRI,” kata Hazarin.

Anak-anak muda yang berada di perbatasan harus terus diasah bahwa sebagai warga Batam, jangan sampai merasa asing dan dikucilkan dari NKRI.

Kenduri Laut digelar selain dengan lomba adu cepat perahu, juga permainan lain yang biasa dilakukan masyarakat pesisir Riau sejak dulu. Salah satunya perahu Jong.  Ini adalah permainan replika perahu layar. Meski replika, kapal sanggup berlayar hingga ratusan meter.

Jong memiliki panjang 1,5 meter, tinggi layar mencapai 2 meter, dan lebar perahu hanya sejengkal orang dewasa. Jong biasanya terbuat dari jenis kayu pilihan yaitu kayu pulai.

“Jadi, jenis-jenis perlombaan yang diadakan adalah jenis perlombaan tradisional kebiasaan masyarakat Kepulauan Riau pada zaman dulu,” kata Hajarin.

Source :

liputan6

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


3 × 1 =