Objek Wisata Alam Pulau Tilan Rohil Siap Saingi Ketenaran Bakar Tongkang

photo: Foto/istimewa

 

Ribuan pengunjung berasal dari Kota Pekanbaru, Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir sempat meramaikan Festival Pulau Tilan di Kenegerian Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Mereka ingin melihat semarak dari kegiatan Festival Pulau Tilan yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau, berlangsung mulai tanggal 2 sampai 5 Mei 2018 silam.

Rangkaian acaranya berbagai perlombaan, seperti lomba pacu sampan, lomba mancing, lomba motor cross, lomba rebbana dan menghadirkan artis Ibu Kota. Sungguh semarak dan menghibur sekali.

Wakil Bupati Rokan Hilir, H. Jamiludin, pada saat menghadiri kegiatan tersebut, menyampaikan Pulau Tilan memiliki lahan seluas 500 hektare. Kondisi ini sangat berpotensi untuk dikembangkan untuk dijadikan sebagai destinasi wisata.

“Dahulunya kondisi Pulau Tilan masih sepi, sangat jarang masyarakat yang mau berkunjung ke tempat ini. Tapi dengan adanya Festival Pulau Tilan, kampung kami menjadi dikenal masyarakat luar,“ kata Jamiludin.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Provinsi Riau yang telah menggelar Festival Pulau Tilan sekaligus membantu mempromosikan tempat wisata di kampung kami ini,“ tambahnya saat menutup kegiatan Festival Pulau Tilan.

Lantas ia berharap, kedepannya masyarakat pemilik lahan di kawasan Pulau Tilan dapat bersinergi dengan DPRD, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk bersama-sama memajukan objek wisata alam Pulau Tilan sehingga bisa mendunia seperti Festival Bakar Tongkang yang telah tercantum dalam 100 kalender iven nasional.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Fahmizal Usman, menyampaikan digelarnya Festival Pulau Tilan selain dapat memberikan hiburan kepada masyarakat, kegiatan ini sangat memberikan peluang peningkatan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah.

“Dengan adanya Festival ini, masyarakat di Rantau Bais bisa berjualan membuka lapaknya. Dari laporan panitia puluhan lapak yang digelar, setiap hari bisa meraup ke untungan 1 juta rupiah perlapaknya,“ ujar Fahmizal Usman.

Kala itu turut hadir anggota DPRDProvinsi Riau, Karmila Sari. Ia menyampaikan, Festival Pulau Tilan merupakan suatu ajang terobosan baik guna mendorong sektor pariwisata di Kabupaten Rokan Hilir.

“Kami bersama-sama masyarakatRantau Bais sangat mendukung Festival ini, semoga kegiatan ini bisa dijadikan iven tahunan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau,“ ungkap Anggota DPRD Provinsi Riau, Karmila Sari.

Ayo Ke Rantau Bais. Begitu ajakan Karmila Sari, anggota DPRD Provinsi Riau, mempromosikan Keindahan Wisata Rohil yang salah satunya Pulau Tilan, Rantau Bais, Rokan Hilir.

“Datang lah ke Pulau Tilan, karena selain menikmati alamnya yang indah, juga dihelat berbagai lomba dalam festival Pulau Tilan yang dihelat setiap tahun,“ ujarnya.

Menurut Karmila, dengan adanya festival Pulau Tilan, selain melestarikan budaya juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan sekaligus memberikan kesempatan langsung kepada masyarakat untuk mengikuti lomba potensi masyarakat.

Biasanya sambung Karmila, penonton setiap tahunnya akan membludak karena masyarakatdari Duri, Dumai, Rohil sendiri bahkan dari Sumatera Utara dan daerah lainnya akan hadir melihat iven dan keramaian pulau Tilan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


13 + seventeen =