Persib Resmi Terusir ke Kalimantan dan Tanpa Penonton hingga 2019

Foto: Bola.com/Muhammad Ginanjar

 

Persib Bandung resmi mendapat sejumlah sanksi setelah terjadi pengeroyokan terhadap seorang The Jakmania di area parkir Stadion GBLA, Minggu (23/9/2018), menjelang duel kontra Persija Jakarta.

Butuh satu pekan bagi Komdis PSSI untuk mencari fakta hingga menentukan sanksi. Pada Selasa (2/9/2018), Komdis merilis 14 daftar sanksi untuk laga tersebut, sembilan di antaranta untuk Persib.

Satu yang krusial adalah hukuman utama atas kejadian pengeroyokan yang mengakibatkan Haringga Sirla tewas. Komdis menilai suporter Persib melakukan melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija.

Komdis PSSI memberikan sanksi untuk Persib, yakni pertandingan kandang diluar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi musim 2019.

Sebelum putusan Komdis keluar, Persib sebenarnya sudah tidak lagi mendapatkan izin untuk memakai Stadion GBLA.

Bahkan, imbas dari kejadian tersebut, Persib U-16 dan U-19 juga menjadi korban. Persib U-16 dalam Liga U-16 2018 dan Maung Anom yang berlaga di Liga 3 2018 harus berlaga tanpa dukungan bobotoh.

General Coordinator Panpel Persib U-16 dan Maung Anom, Mogha Shabbitna mengaku cukup kesulitan untuk bisa menggelar pertandingan laga kandang. Akibatnya setiap laga kandang tidak boleh disaksikan penonton.

“Sebelum kejadian Haringga, kami sangat mudah mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan dan boleh disaksikan penonton. Tapi sekarang setiap pertandingan kandang tidak boleh ada penonton,” ujar Mogha.

Source :

bola

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


16 − 9 =