Begini Prakiraan Cuaca BMKG Saat Gerhana Bulan Total 28 Juli di Riau Malam Ini

Photo: skyandtelescope.com

 

Kondisi cuaca sangat berpengaruh dalam menyaksikan gerhana bulan total 28 Juli dini hari nanti.

Cuaca yang cerah memungkinan mata bisa melihat secara langsung tahapan gerhana bulan total.

Mengutip situs resmi Kanwil Kemenag Aceh, pukul 00:14:49 WIB akan menjadi awal penumbral gerhana bulan total 28 Juli.

Pakar Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, S. HI. MH secara rinci menjelaskan waktu terjadinya gerhana bulan tersebut.

Awal penumbral : 00:14:49 wib

Awal kontak gerhana: 01:24:27 wib

Mulai gerhana total: 02:30:15 wib

Puncak gerhana total: 03:21:44 wib

Akhir gerhana total: 04:13:12 wib

Akhir kontak gerhana: 05:19:00 wib

Akhir penumbral: 06:28:37 wib

Gerhana bulan total ini bisa disaksikan masyarakat Indonesia.

Termasuk di Riau.

Pertanyaannya bagaimana kondisi cuaca di wilayah Riau dini hari nanti?

Melansir situs resmi BMKG, berikut kondisi cuaca di sejumlah kabupaten kota di Riau.

Prakiraan cuaca Riau Jumat (27/7/2018) malam dan Sabtu (28/7/2018)
Prakiraan cuaca Riau Jumat (27/7/2018) malam dan Sabtu (28/7/2018) (Capture BMKG)
Prakiraan cuaca Riau Jumat (27/7/2018) malam dan Sabtu (28/7/2018)
Prakiraan cuaca Riau Jumat (27/7/2018) malam dan Sabtu (28/7/2018) (Capture BMKG)

Bagi yang daerahnya berkemungkinan mendung, tetap bisa menyaksikan gerhana bulan total 28 Juli nanti secara live streaming.

Cukup membuka internet, link live streaming bisa dimanfaatkan untuk melihat tahapan gerhana bulan total.

Salah satunya adalah melalui laman Time and Date.

Atau bisa juga dibuka via tautan ini https://www.timeanddate.com/live/.

Berbeda dengan gerhana bulan Januari 2018 silam, gerhana bulan 28 Juli ini tergolong istimewa.

Selain durasi yang panjang, gerhana Bulan total 28 Juli 2018 ini terjadi bersamaan dengan peristiwa hujan meteor Delta Akuarid dan peristiwa oposisi Mars.

Mengutip infoastronomy.org, hujan meteor Delta Akuarid berasal dari Komet 96P Machholz.

Bumi akan melintasi jalur bekas orbit komet tepat 27-28 Juli 2018.

Memang cahaya Bulan yang terang akan meredupkan meteor-meteor kecil.

Namun bukan berarti kita tidak bisa melihat meteor.

Meteor-meteor diprediksi sesekali akan melesat di langit saat terjadi gerhana.

Peristiwa lainnya adalah oposisi Mars.

Mars akan berada pada titik yang berlawanan dari Matahari di langit bumi karena Matahari-Bumi-Mars berada segaris lurus di bidang edar tata surya.

Oposisi Mars adalah peristiwa ketika Mars akan berada di jarak terdekatnya dengan Bumi, sehingga ia akan tampak lebih terang dari biasanya.

Peristiwa oposisi Mars diperkirakan terjadi tanggal 27 Juli 2018.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


16 + 9 =