Kordias Apresiasi Mahasiswa yang Demo di DPRD Riau

pic : riaubarometer

 

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa pada Jumat (20/10) kemaren di gedung DPRD Riau, diapresiasi oleh Ketua DPD PDIP Riau, Kordias Pasaribu.

Menurut Kordias yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau ini, sikap kritis seperti yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut memang audah seharusnya dimiliki oleh setiap mahasiswa, dan jangan sampai mendiamkan kondisi yang ada di sekelilingnya.

“Anak muda khususnya kalangan mahasiswa memang harus kritis, karena mereka sebagai agen perubahan. Anak muda itu harus cerdas dengan pandangan objektif,” kata Kordias, Sabtu (21/10).

Dikatakannya, runtuhnya rezim orde baru yang otoriter pada tahun 1998, juga tidak terlepas dari peran mahasiswa bersama rakyat.

“Tapi saat itu masanya berbeda, dimana demokrasi benar-benar dibungkam oleh rezim berkuasa, ditambah lagi KKN merajelala. Nah, seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi, tentunya kalangan mahasiswa harus lebih cerdas dan mampu meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

Selain itu, menurutnya sikap kritis itu harus diiringi dengan pandangan secara intelektual didukung data juga pandangan yang objektif. Sehingga, apa yang disampaikan dapat diterima secara ilmiah juga bisa menjadi pemikiran baru untuk membangun bangsa kedepan.

Ditambahkannya, di era nya, demokrasi yang terus berkembang, adu gagasan dan program untuk membangun bangsa ini sangat dibutuhkan.

“Saya meyakini bahwa adik-adik mahasiswa punya gagasan yang lebih cerdas jika terus digali,” imbuhnya.

Namun demikian, menurut Kordias, bersikap kritis dengan sikap reaksioner dan juga tidak berbasis data secara objektif juga tidak baik. Karena untuk melakukan gerakan harusnya memiliki dasar yang kuat.

“Di tengah persaingan yang semakin ketat ini, tingkat kecerdasan dan gagasan sangat dibutuhkan. Jadi bukan hanya ikut-ikutan dan tidak berarah apa yang diperjuangkan. Tidak didasari analisis kuat, dengan isu-isu lebih ke arah subjektif, apalagi sampai membawa paham-paham radikalisme itu sangat berbahaya,” ulasnya.

Untuk itu disebutkan Kordias, sebagai kader PDIP, dirinya menyatakan
dengan hati terbuka siap menerima kritik dan saran terkait pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

“Namun hendaknya bergerak lah sesuai dengan intelektual, karena sikap-sikap ikut-ikutan dan tanpa ada tujuan jelas, tidak disertai data yang objektif, justru akan melemahkan gerakan itu sendiri,” tuturnya.

Source :

tribunnews

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


four × two =