Pengungkapan Di Jambi, Terduga Teroris Rencananya Lalukan Penyerangan di Riau Gunakan Bom

Foto : Shutterstock

 

PEKANBARU- Empat orang terduga teroria diamankan Densus 88 Mabes Polri dibantu Polda Riau di wilayah Riau, Senin (12/12/2017).

Satu orang merupakan pelaku pembakaran Polres Dhamasraya Provinsi Sumatera Barat.

Menurut Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang bahwa tiga orang lainnya merupakan anggota yang merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan yang juga dilakukan di Riaubeberapa waktu lalu.

Dengan target polisi pelaku yang berada di Riau bahkan siap untuk melakukan penyerangan menggunakan bom.

” Jadi salah satu yang ditangkap siap untuk menyerang kantor polisi menggunakan bom. Namun pencegahan dilakukan sejak dini. Rencananya bom dirakit di Jambi kemudian dibawa ke Riau. Namun tidak jadi karena terlebih dahulu bisa diungkap,” terang Nandang.

Densus 88 Mabes Polri dibantu Polda Riau menangkap empat orang terduga teroris.

Keempatnya ditangkap di empat lokasi yang berbeda.

Dua diantaranya di Kabupaten Kampar, satu di Rupat Kabupaten Bengkalis dan satu di Payung Sekaki Kota Pekanbaru.

Satu diantaranya pelarian dari pelaku pembakar Polres Dhamasraya, Sumatera Barat.

Sedangkan tiga orang adalah anggota-anggota terduga teroris yang pengembangan dari pengungkapan beberapa waktu lalu di Pekanbaru.

Selain itu tiga orang diantaranya juga ikut pelatihan di Bukit Gema Kabupaten Kampar.

Serta mengetahui pembelian senjata dengan target (amaliyah) kepolisian.

Masih menurut Kapolda, para anggota terduga teroris ini juga sudah mempersiapkan diri untuk penyerangan di Riau.

Pengungkapan empat orang teroris secara bertahap mulai dari pukul 05.30 WIB di Rupat Kabupaten Bengkalis, pukul 06.15 WIB di Payung Sekaki Pekanbaru, pukul 06.40 WIB di Tapung Kampar serta pukul 12.40 di Kuok Kabupaten Kampar.

Saat ini keempatnya masih dalam pemeriksaan di Riau dan direncanakan dalam dua hari kedepan baru akan dibawa ke Jakarta.

“Penangkapan dilakukan secara baik-baik tidak menggunakan kekerasan. Jadi dilakukan mencari momen yang aman menghindari hal yang tidak diinginkan,” ungkap Kapolda.

Source :

tribunnews

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


nineteen − eleven =