Prabowo Pertanyakan Kepemilikan Hotel di depan Emak-Emak Bali

Photo: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

 

Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto meragukan penguasaan pariwisata di Bali oleh warga Pulau Dewata itu sendiri.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri Deklarasi Emak-emak Binangkit relawan Prabowo-Sandi di Pendopo Inna Heritage Hotel Denpasar, Bali, Jumat (19/10), dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (20/10).

Misalnya, ia mencontohkan, soal kepemilikan hotel-hotel di Bali.

“Sama seperti di Bali, hotel-hotel yang besar apakah itu milik orang Bali atau bukan?” cetus Prabowo.

Selain itu, ia menyinggung persoalan jus buah yang disebutnya merupakan hasil impor, bukan hasil panen petani lokal.

“Tanya petani-petani di Bali apakah orange juice yang ada di hotel-hotel adalah asli jeruk di Bali atau bukan? Semua jus yang kita minum ini buahnya impor atau asli pertanian bangsa Indonesia? Semua itu kebanyakan impor,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Menurut Prabowo, itu semua merupakan bukti bahwa permasalahan utama yang dihadapi Indonesia adalah aspek ekonomi.

Ditambahkannya, banyak aset dan sumber daya alam yang dikuasai oleh segelintir orang saja yang bahkan berasal dari negara lain.

“Jadi, akhirnya kita disuruh seneng dan gembira dengan hal-hal yang rendah. Jadi kamu boleh bekerja tapi jadi tukang sapu atau pelayan di hotel, kamu boleh bekerja, tapi upahmu sangat kecil,” kata Prabowo.

Dia menyebut rakyat Indonesia yang kaya raya malah semakin sedikit selama 73 tahun merdeka.

“Ini adalah data fakta yang diakui oleh bank dunia oleh lembaga-lembaga internasional,” klaimnya.

“Bahwa yang menikmati kekayaan di Indonesia adalah kurang dari 1 persen bangsa Indonesia, dan yang 99 persen mengalami hidup pas-pasan bahkan bisa dikatakan sangat sulit,” Prabowo menambahkan.

Source :

cnnindonesia

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


twelve − seven =