Sampaikan Terimakasih Kepada Rivalnya, Syamsuar-Edy Ajak Bersama Bangun Riau

Photo: Tribunpekanbaru/theorizky

 

Sehari setelah menerima ucapan selamat dari para rivalnya, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau, Syamsuar-Edy membalas ucapan tersebut.

Melalui pesan Whatsapp yang dikirimkan Syamsuar melalui para timnya, ia menyampaikan bahwa helat demokrasi Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Riau sudah usai dan berjalan dengan aman, nyaman serta tenteram. Ia mengajak agar semua perbedaan dijadikan kekuatan untuk membangun Riau kedepan.

“Peristiswa seperti ini adalah investasi demokrasi yang baik di Bumi Melayu untuk kedepannya. Jikapun dalam tahapan Pilkada ini ada sedikit selisih pendapat, sesungguhnya itu hanyalah semata-mata proses demokrasi, dan izinkan kami Syamsuar-Edy Nasution, menjadikan perbedaan itu sebuah kekuatan untuk kita sama-sama membangun Riau lebih baik. Bak kata pepetah, buang yang keruh ambil yang jernih,” kata Syamsuar.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau, partai politik pengusung, relawan, yang sudah menjaga situasi ini tetap kondisif.

“Ttentunya hal ini juga tidak terlepas dari kesigapan aparat Polri dan TNI yang senantiasa menjaga keamanan. Sehingga hari ini penyelengara pemilihan kepala daerah Provinsi Riau, Komisi Pemilihan Umum (KPU), bisa bekerja dengan baik dan semua sudah tahu bahwa secara real count kami memperoleh suara terbanyak. Namun, kita harus menjunjung tinggi peraturan bahwa hasil akhirnya adalah perhitungan suara secara manual oleh KPU Provinsi Riau,” ulasnya.

Kemudian ia juga menyampaikan terimakasih kepada 3 paslon rivalnya di Pilkada Riau 2018, yang sebelumnya sudah memberikan ucapan selamat kepada pihaknya.

Ia juga mengajak seluruh paslon sesama anak melayu Riau tersebut untuk bersama-sama membangun Riau.

“Dengan mengatur sembah dan menyusun sepuluh jari, kami Syamsuar-Edy Nasution juga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas ucapan selamat dari pasangan calon Gubernur Riau/Wakil Gubernur Riau tahun 2018, yakni Pak Lukman Edy dan Pak Hardianto, Pak Firdaus dan Pak Rusli Effendi, Pak Arsyadjuliandi Rahman dan Pak Suyatno. Sesunguhnya, bagi kami ucapan ini adalah sebuah sikap negarawan para pelaku utama dalam pesta demokrasi di Riau ini. Karenanya, sebagai resam sesama anak Melayu Riau, sebagai sahabat dekat, kami mengajak bersama, bersatu, bergandeng tangan untuk kita membawa Riau ke pulau harapan dan kesejahteraan bagi semua orang,” imbuhnya.

Saat duduk memimpin Riau nantinya, Syamsuar tidak ingin hadir seperti penguasa di tengah masyarakat, tapi ingin mengabdi dan menjadi pelayan oleh masyarakat.

“Jika amanah ini nantinya sudah ditetapkan KPU Riau kepada kami, maka seperti yang telah kami azamkan, bahwa kami ingin menjadi pohon besar yang rindang di tengah padang sebagai tempat semua orang berteduh. Kami tak ingin menjadi tukang perintah, tapi kami ingin menjadi pelayan masyarakat. Seperti tunjuk ajar Melayu, bertuah rumah ada tuannya, bertuah negeri ada puncaknya,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


ten + 20 =