Sumbar Alokasikan Rp70 Miliar Perbaiki Irigasi

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengalokasikan sekitar Rp70 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2017 untuk perbaikan irigasi dan normalisasi sungai di daerah itu guna mendukung program swasembada pangan.

“Anggaran itu untuk rehabilitasi irigasi, terutama yang telah berumur lebih dari 30 tahun dan mengalami kerusakan berat,” kata Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar Rifda Suriani di Padang, Kamis.

Menurutnya, rehabilitasi tersebut akan dilakukan secara bertahap karena anggaran yang tersedia terbatas.

“Tiap tahun akan kita anggarkan hingga seluruh irigasi yang rusak bisa digunakan kembali untuk mengairi sawah masyarakat,” ujar dia.

Ia mengatakan saat ini lelang kegiatan untuk perbaikan irigasi tersebut sudah selesai dilakukan. Pemenang tender sudah bisa memulai pengerjaan proyek tersebut.

Ia meminta rekanan untuk serius mengerjakan proyek itu karena hasil kerjanya akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Jangan sampai irigasi tersebut hanya bertahan satu atau dua tahun lalu rusak lagi,” katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Candra mengatakan ada 32 irigasi pertanian yang rusak di Sumbar, tersebar pada kabupaten dan kota.

Kerusakan itu mengakibatkan produksi gabah di Sumbar tidak maksimal sehingga target tiga juta ton gabah tahun 2017 yang ditetapkan pemerintah pusat, terancam tidak terealisasi.

Irigasi pertanian yang rusak itu terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Dharmasraya, Limapuluh Kota, Agam, Pasaman, dan Kota Padang.

Source :

antaranews, Joko Nugroho, Miko Elfisha

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1 × 1 =