Temuan 11 Pistol Dikoordinasikan dengan Mabes Polri

Photo: thetrace.org

 

Temuan 11 pistol dan 325 amunisi di Sungai Siak beberapa waktu lalu, kini masih terus didalami. Polresta Pekanbaru berkoordinasi dengan Mabes Polri.

Untuk sementara, benda tak bertuan itu disimpan di Brimob Polda Riau dan telah dibersihkan sehingga nomor serinya diketahui. “Di Polda Riau tidak teregistrasi. Makanya saat ini kami sedang berkoordinasi dengan Mabes Polri,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Jumat (29/6).

Belasan pistol dan ratusan amunisi itu ditemukan di Muara Parit Belanda. Tepatnya di pertemuan Sungai Siak, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Minggu (24/6) lalu.

Santo menyebut, pemiliknya baru akan diketahui setelah Mabes Polri menganalisa nomor registrasi pistol dan amunisi tersebut. “Kami dalami apakah ada TKP kehilangan atau seperti apa,” ucapnya.

Temuan pistol dan amunisi aktif tersebut pertama kali dilaporkan Ketua RT 03/RW 03, Kelurahan Limbungan, Al Amin. Saat itu ia sedang mancing di Sungai Siak, Minggu (24/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dia lantas didatangi seorang nelayan yang mengaku melihat bungkusan plastik berisi pistol dan amunisi di dasar parit. Saat itu air di parit sedang surut.

Mendapati temuan itu, Al Amin langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Limbungan Aipda Mahmudi. Selanjutnya, informasi diteruskan kepada Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Ardinal.

Tak lama kemudian, kapolsek beserta anggotanya tiba di lokasi. Mereka pun melakukan penyelidikan. Lalu, pihak polsek memberitahukan temuan itu ke Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto dan Unit Jibom Sat Brimobda Polda Riau.

Dari hasil penelitian unit Jibom, seluruh pistol dan amunisi tersebut merupakan standar TNI-Polri. Semuanya masih dalam keadaan aktif. Hasil identifikasi, pistol yang ditemukan antara lain berjenis Revolver SNW dengan nomor seri 819740.

Lalu dua pucuk jenis Colt CPP nomor seri 380104 dan 353965. Sepucuk pistol jenis Cobra nomor seri 21669. Kemudian empat pucuk jenis Wallter masing-masing nomor seri 305396, 265409, 254920 dan 131484. Sepucuk jenis Wallter mini nomor seri 644707. Satu unit pistol jenis Bareta nomor seri 658707 dan sepucuk jenis Wallter stenlis tanpa nomor seri.

Sementara 325 amunisi yang ditemukan, 40 butir kaliber 7,7 mm, 78 butir kaliber 5,56 mm, 88 butir kaliber 3,8 mm, 54 butir kaliber 3,2 mm, dan 15 butir kaliber 9 mm. Kemudian 9 butir kaliber 7,62 mm, 16 butir kaliber 2,2 mm, sebutir kaliber 4,5 mm, 25 butir peluru karet dan 10 butir selongsong kaliber 5,56.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


17 − five =