Tangkap Lima Orang Terduga Teroris di Riau, Polisi Hanya Temukan Satu Panah Beserta Busur ?

Rumah terduga teroris di Jalan Giam XII, Desa Pandau Jaya saat di pasang garis polisi sebelum penggeledahan tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri, Selasa (24/10). Foto ig

 

Total terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Mabes Polri berjumlah lima orang.

Kelima terduga pelaku ini, ditangkap di wilayah berbeda. Empat diantaranya di wilayah Kabupaten Kampar dan satu orang di Kota Pekanbaru.

Kelima terduga teroris adalah WW alias AA, YH alias AZ, H alias AB, BST alias AI dan NK alias AA. Mereka saat ini masih diamankan di Riau dan belum diketahui kapan akan dibawa oleh Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri ke Jakarta.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo mengatakan, pihaknya mengaku terus melakukan koordinasi dengan Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri untuk pengembangan pengungkapan pelaku terduga teroris tersebut.

“Polda Riau, Polres Kampar dan Polresta Pekanbaru cuma bekap penangkapan oleh Densus 88. Soal teknis diambil alih Densus 88,” kata Guntur, Rabu (25/10) siang di ruang kerjanya.

Rencananya, para pelaku terduga teroris ini akan melakukan penyerangan ke kantor-kantor polisi.

Namun polisi tidak menemukan adanya barang bukti yang akan dilakukan untuk penyerangan, seperti misalnya senjata api (senpi), bom atau bahan peledak lainnya.

Hanya saja satu panah beserta busurnya yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi teror. Namun belum diketahui apakah sudah ada aksi mereka.

Selain dari lima orang terduga teroris yang tangkap ini, diduga masih ada terduga lainnya yang masih diselidiki pihak kepolisian.

“Tidak menutup kemungkinan masih ada pelaku. Tapi kan yang lima ini ditangkap sesuai hasil lidik tim Densus 88,” sambung Guntur.

Namun yang jelas dia mengatakan bahwa kelima terduga teroris yang ditangkap ini merupakan satu kelompok atau jaringan Jemaah Anshor Daulah (JAD).

“Mereka jaringan JAD. Kelompok ini awalnya ditangkap di wilayah Provinsi Jambi. Kemudian setelah dikembangkan, ternyata ada di Riau,” tutur Guntur.

Pemberitaan sebelumnya, dua orang terduga teroris ditangkap di wilayah Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Selasa (24/10) kemarin.

Setelah dilakukan pengembangan, tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri kembali mengamankan satu terduga teroris lainnya di wilayah Tenayan Raya.

Kemudian satu teduga teroris ditangkap di Perumahan Griya Kencana, Kubang Raya, Siak Hulu dan terakhir satu orang ditangkap di wilayah Kecamatan Tambang, Kampar.

 

Source :

riauaktual

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × 4 =