731 Hektare di Riau terbakar, termasuk lahan percontohan Badan Restorasi Gambut

Source: Internet

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger mengatakan, terhitung sejak tanggal 14 Januari hingga hari ini Senin (26/2) luas kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau sejumlah 731,5 hektare. Sebelumnya 680 hektare, jumlah ini bertambah karena ada lagi lahan yang terbakar.

“Ada kebakaran lahan lagi, yaitu di Jalan Parit Jawa, Dusun I, Desa Mesim, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis seluas 5 hektare. Kemudian tiga desa di Kabupaten Siak, Desa Penyengat seluas 10 hektare, Desa Bunsur seluas 6 hektare dan Desa Tuah Indrapuri seluas 30 hektare,” ujar Edwar kepada merdeka.com, Senin (26/2).

Di Siak dan Bengkalis, petugas gabungan TNI/Polri dan BPBD setempat dibantu warga sekitar, masih melakukan upaya pemadaman dan pendinginan.

Menurut Edwar, daerah paling luas lahan yang terbakar di Kabupaten Kepulauan Meranti. Di sana, lahan sagu dan semak belukar serta lahan percontohan Badan Restorasi Gambut ikut terbakar.

“Kebakaran di Kepulauan Meranti seluas 213 hektare. Jenis tanahnya gambut, ada juga lahan BRG yang terbakar,” ucapnya.

Sedangkan kebakaran lahan di Kabupaten Indragiri Hulu mencapai 121,5 hektare, Kota Dumai 109,5 hektare, Bengkalis 100 hektare, Siak 59,5 hektare, Kota Pekanbaru 31 hektare, begitu juga dengan Pelalawan seluas 31 hektare.

Untuk di Kabupaten Rokan Hilir ada 26 hektare lahan terbakar, di Indragiri Hilir 24 hektare, Kampar 15,25 hektare dan di Rokan Hulu seluas satu hektare. Hanya di Kabupaten Kuantan Singingi yang tidak terjadi kebakaran lahan.

Upaya yang dilakukan tim gabungan berupa pemadaman melalui darat, serta udara dengan 1 helikopter milik Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, serta 3 Heli perusahaan swasta.

Source :

Merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × five =