Berawal dari Mempertanyakan Hasil Panen Karet, Ibu Ini Dipolisikan Anak Kandung

Seorang anak di Ogan Ilir, Sumatera Selatan tega melaporkan ibu kandungnya ke polisi. Pelaporan ini karena si anak merasa dikasari oleh ibunya yang kala itu datang ke rumahnya untuk mempertanyakan hasil panen karet.

Epriana warga Desa Sri Kembang III, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir melaporkan ibunya Zuana binti Yahya (42) ke Polres Ogan Ilir pada 17 April lalu.

Zuana saat diwawancara mengisahkan, semula ia datang ke rumah anaknya untuk menanyakan uang hasil penyadapan karet pada 23 Maret 2017. Namun putrinya malah marah-marah hingga Zuana menarik jilbab sang anak.

Beberapa hari berselang, ia dilaporkan putrinya ke polisi dengan tudingan yang membuatnya terkaget. “Anak perempuan saya ini marah-marah, kemudian saya tarik jilbabnya bukan dicekik,” ujar Zuana, Kamis (27/4/2017).

Lebih lanjut Zuana menceritakan, kebun karet yang dimaksud adalah harta gono-gini setelah berpisah dengan suaminya. Harta gono-gini meliputi kebun karet tiga bidang, dua unit rumah, tiga unit motor, dan dua unit mobil.

Zuana tinggal bersama dua anaknya yang lain, sementara Epriana tinggal bersama mantan suaminya. Berdasarkan perjanjian, dua orang anak yang di bawah umur mendapatkan satu rumah dan satu bidang kebun karet.

“Rumah itu tidak diberikan kepada anak yang ikut saya, sementara hasil kebun karet hanya beberapa waktu lalu diberikan. Makanya saya tanya hasil sadapnya mana buat biaya adiknya sekolah, malah anak perempuan saya marah-marah,” ujar Zuana.

“Dia malah melaporkan hal ini. Saya sedih. Anak kok bisa begitu. Kalau ada jalan bermusyawarah mari kita bicarakan baik-baik,” jelasnya lagi.

Sementara Kasatreskim AKP Agus Munandar saat dikonfirmasi mengaku masih mengkroscek kasus tersebut.

Source :

okezone, Melly Puspita

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


3 + 14 =