Gubri Siapkan Hutan Adat untuk Masyarakat Kuansing

Source: Internet

 

Pertanyaan tentang pemenuhan keperluan kayu untuk sampan pacu jalur bagi masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing) terjawab. Melalui jalan panjang yang berliku, kesepakatan dicapai. Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pihaknya akan menyediakan hutan adat bagi masyarakat Kuansing.

Melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pelimpahan kewenangan dari kabupaten ke pemerintah provinsi, salah satu kewenangan yang bergeser adalah tentang kehutanan. Ini berdampak langsung terhadap pro­ses penggunaan kayu alam untuk sampan pada iven pacu jalur.

Dengan aturan ini, dinas kehutanan di daerah dihapus, dan kewenangan kehutanan dipegang Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau. Di Kua­nsing, masyarakat yang biasanya mengurus izin ke dinas setempat kemudian berkonsultasi dengan DLHK Riau.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dalam mengakomodir keperluan masyarakat ini, dalam setahun terakhir berkonsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). Dari koordinasi yang dilakukan dua surat diterima. Surat ini pertama berisi pengambilan kayu untuk jalur harus menggunakan izin dan kedua terhadap kayu harus dibayar Provisi Sumber Daya Hutan – Dana Reboisasi (PSDH-DR). Merespon hal ini, Kamis (1/2) dilakukan rapat pembahasan untuk pembuatan jalur pada iven budaya daerah di Kuansing di DLHK Riau.

Rapat yang dihadiri Pemprov Riau melalui DLHK yang dipimpin Kepala DLHK Riau Ir Ervin Rizaldi MH, Forum Kepala Desa Kuansing, Asisten II Pemkab Kuansing Indra Shandy, Perwakilan PT RAPP Wan Muhammad JA  dan beberapa perwakilan instansi terkait, tiga butir kesepakatan dihasilkan. Pertama, PT RAPP bersedia membantu menyediakan kayu untuk pembuatan jalur tahun 2018. Kedua, Pemkab Kuansing segera menerbitkan surat keputusan penetapan jumlah keperluan kayu untuk jalur tahun 2018. Ketiga, Pemprov Riau memfasilitasi keperluan kayu untuk jalur melalui hutan adat Kuansing.

‘’Dalam pengadaan kayu yang akan digunakan untuk sampan pacu jalur, dalam jangka panjang Pemprov Riau akan menyiapkan hutan adat untuk masyarakat Kuansing,’’ kata Gubri.

Sementara Kepala DLHK Riau Ir Ervin Rizaldi MH menyebut, sebagai OPD yang menangani permasalahan kehutanan di Riau, DLHK sangat peduli dengan dinamika terkait penyediaan kayu untuk sampan pacu jalur di Kuansing. Sedangkan perwakilan RAPP Wan Muhammad JA dalam rapat menegaskan komitmen RAPP untuk penyediaan kayu guna sampan pacu jalur.

Source :

Riau Pos

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


fourteen − 11 =