Helikopter Jenis Bell dan Kamov Dikerahkan ke Riau Bantu Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan

Foto: Travia

 

Helikopter jenis Bell 430 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan helikopter Kamov, dikerahkan ke Provinsi Riau untuk membantu operasi penanganan serta pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kedatangan dua helikopter itu, praktis mempermudah upaya Satuan Tugas (Satgas) di bawah kendali tim udara yang berposko di Lanud (Pangkalan Udara) TNI AU Roesmin Nurjadin Pekanbaru, sebagai reaksi cepat bila terjadi Karhutla di wilayah Riau.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger mengungkapkan, helikopter jenis Bell tiba di Pekanbaru pada Senin (19/3/2018) sore kemarin. Sementara untuk Kamov, kemungkinan dalam pekan ini menyusul.

Helikopter jenis Bell itu memiliki peran untuk berpatroli dari udara serta memantau langsung lokasi Karhutla dari atas, dengan lebih akurat. Selain itu, kapasitasnya juga bisa mengangkut sejumlah personel jika memang dibutuhkan.

Sedangkan Kamov difungsikan untuk operasi bom air (Water Bombing), di mana helikopter tersebut dapat mengangkut bucket bermuatan air, yang selanjutnya dibawa terbang lalu dijatuhkan ke titik terjadinya Karhutla.

Dengan adanya dua helikopter tersebut, tentunya mempermudah tim darat untuk upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran lahan, jika sewaktu-waktu terjadi di Provinsi Riau.

“Untuk Kamov sekarang sedang diurus izin FC dan SC-nya agar segera dapat dioperasionalkan untuk Karhutla di Provinsi Riau,” singkat Edward pada Selasa (20/3/2018) siang.

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru pagi tadi, titik panas atau hotspot di Riau ada dua titik, dengan level confidence (Tingkat kepercayaan, red) di atas 50 persen. Lokasinya di Kabupaten Pelalawan.

Source :

Go Riau

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


18 + 1 =