Inhil Lebih Dulu, Riau Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

Source: Internet

 

Pemerintah Provinsi Riau akan segera menetapkan status siaga darurat Karhutla tahun ini. Karena kebakaran lahan dan hutan sudah mulai terjadi diberbagai daerah di Riau.

Satu Kabupaten yang sudah menetapkan status siaga darurat adalah Kabupaten Indragiri Hilir sedangkan yang akan menetapkan status dalam waktu dekat ini Meranti, kemudian disusul Pelalawan dan Inhu.

“Inhil sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla, Meranti juga sedang mempersiapkan. Syarat Provinsi menetapkan status harus ada dua Kabupaten yang berstatus siaga darurat, “ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger kepada Tribun Rabu (14/2/2018).

Menurut Edwar Sanger memang kebakaran sudah mulai terjadi namun sejauh ini masih bisa diatasi tim yang standby di daerah. Termasuk kebakaran yang terjadi di Pulau Meranti.

“Untuk penanganan dan pencegahan makanya kita berlakukan saja nanti status siaga darurat. Ketika sudah ada dua yang menetapkan maka langsung Provinsi menetapkan siaga darurat,” jelas Edwar.

Edwar Sanger juga sudah melakukan komunikasi ke BNPB untuk meminta penambahan bantuan baik itu berupa helikopter dan pesawat dalam melakukan penanganan kebakaran di Riau.

“Saya sudah minta bantuan dengan kordinasi ke BNPB minta satu pesawat TMC, satu helikopter dan satu pesawat patroli. Mudah mudahan segera dikirimkan, “ujar Edwar.

Sementara Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dihari terakhirnya masuk kerja Rabu (14/2) sempat mengenakan seragam BPBD saat apel terakhirnya.

Gubernur langsung melakukan patroli Karhutla bersama Kepala BPBD melihat dimana saja titik kebakaran tersebut terjadi. “Makanya saya pakai seragam BNPB. Karena saya mau mantau ke lapangan,” ujar Andi.

Menurut Andi, sebelumnya Presiden RI Joko Widodo sudah mengingatkan agar dilakukan upaya pencegahan dan antisipasi karena Riau sudah mulai memasuki musim kering.

“Kita jalankan sesuai Intruksi Presiden saja. Karena pak Presiden sudah mengingatkan dan tentunya akan disuport penuh dari pusat nantinya,”ujar Andi.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan saat membuka lahan baru untuk pertanian dan perkebunan. Sehingga tidak ada masalah yang muncul, apalagi dua tahun kedepan dihadapkan dengan agenda politik.

“Mari sama-sama kita jaga, jangan sampai terjadi kebakaran,” jelasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


three + 1 =