Kembalikan Fungsi Kawasan Hutan SM

Source: Internet

 

Pemerintah daerah diminta serius mengembalikan fungsi kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja, yang sejak lama sudah luluh-lantak di Kecamatan Pinggir. Harapan tersebut disampaikan pemuka masyarakat Mandau, H Selamat Simamora di Duri, akhir pekan lalu.

“Hingga kini, saya belum melihat program dan rencana serius dari pemerintah untuk menghutankan kembali kawasan SM Balai Raja yang sudah punah-ranah, akibat dikonversi manusia menjadi areal perkebunan. Kalau pemerintah serius, kami atas nama FPI (Front Pembela Islam) siap menyumbangkan ribuan bibit trembesi. Gratis. Pemerintah tak perlu bayar,” ujar H Selamat S.

Belum lama ini, Simamora mengaku telah membeli 25 kilogram biji trembesi di Bogor. Sebanyak 1.500 pokok trembesi muda setinggi setengah meter kini sedang bersemi di area pembibitan miliknya di Duri.

Bibit tersebut dia maksudkan untuk program penghijauan di negeri ini. Siapapun yang membutuhkan bisa meminta tanpa harus bayar apa-apa.

“Dari dulu, saya sangat anti dengan penebangan hutan secara membabi-buta. Saya juga tak pernah ikut terlibat illegal logging. Saya sangat khawatir melihat hutan di negeri ini yang sudah hancur-lebur. Padahal Indonesia adalah paru-paru dunia. Pemanasan global kini terus mengancam. Makanya saya sangat komit untuk program penghijauan demi penyelamatan lingkungan dari ancaman global warming tersebut,” tambahnya.

Simamora juga menunjukkan sejumlah bukti kepedulian diri dan lembaganya dalam penghijauan di Kota Duri sejak dulu. Di antaranya, penanaman pokok trembesi di jalan utama di Kota Duri, Jalan Desa Harapan, area konsesi PT CPI di kawasan Pokok Jengkol Duri, dan lain-lain.

“Kalau pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serius mau menghutankan kembali kawasan SM Balai Raja itu, saya atas nama FPI siap menyumbangkan seluruh bibit trembesi yang saya punya. Kalau kurang, saya siap membelinya lagi untuk disumbangkan ke pemerintah,” pungkas Ketua Umum Generasi Muda Peduli Alam dan Lingkungan (Gempal) Riau ini lagi.

Source :

Riau Pos

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


2 + ten =