KLHK Targetkan Bentuk Masyarakat Peduli Api di 100 Desa Tahun Ini

Source: Internet

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk meningkatkan pelibatan masyarakat dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini pembentukan MPA dilakukan di Kampung Merancang Ulu, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada 2 MARET 2018.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Raffles B. Panjaitan menjelaskan bahwa di awal tahun ini, KLHK telah membentuk MPA di tiga provinsi yaitu Kalimantan Barat, Riau, dan Kalimantan Timur, di 10 desa dari target 100 desa rawan karhutla. Selain itu, juga akan dilakukan pembinaan pada MPA di 200 desa yang telah terbentuk sebelumnya. “MPA merupakan bagian penting dalam pencegahan karhutla. Kebakaran kecil yang terjadi di wilayah desa diharapkan dapat segera diatasi oleh MPA setempat. Selain itu, MPA dapat membantu Brigade Pengendalian Karhutla KLHK-Manggala Agni, TNI, Polri, ataupun instansi lainnya dalam melakukan upaya pengendalian karhutla,” ujar Raffles.

Sebanyak 30 orang yang ikut dalam kegiatan pembentukan MPA kali ini berasal dari Kampung Merancang Ulu 19 orang dan Kampung Melati Jaya 11 orang. Sebagai instruktur dalam pembentukan MPA ini adalah Manggala Agni Daops Paser dan Daops Sangkima, Kalimantan Timur.

Sementara, Pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK pada Jumat, 2 Maret 2018, pukul 20.00 WIB, berdasarkan satelit NOAA-19, terpantau delapan titik, lima titik di Riau, Jambi, Sumsel (2 titik) dan Sumbar. Adapun satelit TERRA-AQUA (NASA) menunjukkan tidak ada hotspot yang terpantau di wilayah Indonesia.

Source :

Tempo

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


14 + 7 =