Lima Hektar Lahan Gambut di Riau Kembali Terbakar

Source: Internet

 

Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di Desa Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Kali ini lahan gambut seluas lima hektar terbakar pada Rabu (21/2/2018).

Kapolres Siak AKBP Barliansyah mengatakan, lahan yang terbakar dengan luas lebih kurang lima hektar.

“Lahan yang terbakar ini merupakan lahan kosong, yang terdapat semak belukar dengan kondisi tanah gambut,” kata Barliansyah.

Dia mengatakan, api sudah dapat dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari Koramil dan Polsek Sungai Apit, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Damkar, PT RAPP, dan PT Arara Abadi. Total kekuatan sekitar 50 orang petugas.

Petugas melakukan pemadaman dengan dibantu tujuh unit mesin pompa air dan satu unit alat berat ekskavator.

“Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan pendinginan karena lahan yang terbakar masih mengeluarkan asap,” ujar Barliansyah.

Mantan Kapolres Kepulauan Meranti ini mengatakan bahwa petugas di lapangan membuat sumur secara manual di sepanjang lokasi yang terbakar.

Upaya pemadaman dan pendinginan dipimpin oleh Kapolsek Sungai Apit AKP Hendrix, Danramil Sungai Apit Kapten Inf Sinaga, dan Camat Sungai Apit Suparni.

“Karena sudah pukul 19.00 WIB malam, pendinginan dihentikan. Besok pagi (Kamis) dilanjutkan lagi apabila masih berasap,” ucap Barliansyah.

Namun, untuk mengantisipasi merambatnya api yang masih ada di lahan gambut, tim gabungan telah membuat parit di sekeliling area yang terbakar.

Barliansyah mengaku, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki pemilik lahan yang terbakar tersebut.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tutur Barliansyah.

Sebelumnya, kebakaran lahan lebih kurang satu hektar juga ditemukan di lokasi yang tidak jauh dari tempat kebakaran yang terjadi saat ini, tepatnya di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, pada Senin (19/2/2018). Kebakaran lahan tersebut telah berhasil dipadamkan oleh tim satgas.

Source :

Kompas

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


seventeen + eleven =