Mabes Polri Akan Cek Terduga PKI yang Diamankan FPI

Foto: Harian Pijar

 

Kepala Divisi Humas Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto, akan melakukan pengecekan atas seseorang yang diduga kader PKI yang diamankan Ormas Front Pembela Islam (FPI).

“Tadi malam kan mereka mengatakan “Saya menangkap, kemudian diserahkan”. Nah, diserahkan kemana? Kita kan harus ngecek. Kita punya polsek banyak sekali. Polres saja 500 lebih,” katanya di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/3/2018)

Setyo menegaskan, selain petugas penegak hukum, tidak ada yang memiliki kewenangan untuk menangkap siapa pun, terkecuali tertangkap tangan. Hal itu juga harus diserahkan langsung ke petugas.

“Tidak ada dong (wewenang menangkap), tidak ada dong kecuali yang disebut tertangkap tangan. Kemudian kalau dia menggunakan atribut itu apa berarti dia otomatis PKI? Ada yang tidak tahu, ia memakai baju itu karena dikasih orang. Kemudian permah kejadian katanya mobil ditempel stiker (Palu Arit) di belakangnya saat parkir, itu gimana coba? Siapa yang masang enggak tahu. Kasihan dong orang-orang itu,” tegasnya.

Menurutnya, jika ada seseorang menangkap kemudian melakukan tindakan main hakim sendiri, hal tersebut masuk ke dalam katagori persekusi. Sebab itu, Polri meminta agar menyerahkan langsung ke petugas.

“Itu yang disebut persekusi, main hakim sendiri bahkan bisa ditindak kalau mereka melakukan itu. Lebih baik lapor ke kepolisian terdekat, ke petugas terdekat. Semua polisi punya kewenangan melakukan tindakan kepolisian. Mengamankan pertama kali ke polsek terdekat, polres terdekat. Mereka tidak punya kewenangan menangkap. Apalagi nanti mukul lah, menyita barang, enggak ada kewenangan dia. Itu melanggar hukum. Itu yang saya tegaskan tadi malam kalau anda menangkap orang, di mana dilaporkannya, berapa orang, saya mau,” tutupnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


three + twelve =