Riau Belum Miliki Balai Rehabilitasi, 384 Pencandu Narkotika Terpaksa Rawat Jalan

Source: Internet

 

Belum adanya Balai Rehabilitasi, menyebabkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau terpaksa merawat jalan 384 pecandu narkoba.

Demikian diungkapkan Kepala BNNP Riau Brigjen Pol M Wahyu Hidayat didampingi Kabid Rehabilitasi dr Riana Oktavianti dan stafnya dalan ekspose akhir tahun, Rabu (27/12/17).

Dibeberkan Wahyu, 384 pecandu narkoba itu merupakan hasil assessment dari 13 kali razia di beberapa tempat di Riau selama tahun 2017.

“Seharusnya mereka ini dirawat inap, tetapi karena BNNP belum punya Balai Rehabilitasi, terpaksa mereka dirawat jalan di beberapa rumah sakit bergabung dengan pasien lain, seperti di Rumah Sakit Lancang Kuning Pekanbaru,” tuturnya.

Kabid Rehabilitasi dr Riana Oktavianti menambahkan, belum adanya balai rehabilitasi penanganan pasien nya tidak optimal. Dalam masa pemulihan dengan metoda rawat jalan hanya 8 kali berobat jalan.

Tetapi kebanyakan, pasca rawat jalan tadi, sang pasien atau bersangkutan kembali mengonsumsi narkoba.

“Padahal residen berkesinambungan pasca rehabilitasi itu sangat diperlukan agar tingkat rilexnya dapat lebih kita tekan,” ucapnya.

Belum adanya Balai Rehabilitasi ini, pihak BNNP berharap menjadi perhatian semua pihak, khususnya pihak pemerintah daerah Riau.

Source :

Riau Terkini

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


15 − thirteen =