Titik Panas Meningkat, BPBD Riau Diminta Bersiaga

Source: Internet

 

Semakin banyaknya titik panas di daerah Riau beberapa waktu terakhir dikhawatirkan kabut asap akan kembali terjadi jika penanganan Karhutla tidak dilakukan dengan sigap.

Komisi V DPRD Riau yang membidangi hal tersebut meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau siaga penuh, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Ketua Komisi V DPRD Riau, Aherson mengatakan, data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, hotspot di kawasan Riau beberapa hari terakhir mulai banyak.

“Saat ini cuaca di Riau tidak bisa diprediksi. Meski sesekali hujan turun, akan tetapi cuaca cenderung panas,” kata Aherson kepada Tribun, Sabtu (17/2).

Dikatakan politisi Demokrat ini, makin banyaknya titik panas menjadi salah satu faktor mudahnya Karhutla terjadi. Seharusnya, menurut dia, hotspot dapat tertangani dengan baik.

Ditambahkan Aherson, Pemprov Riau sendiri telah mengalokasikan dana belasan miiliar untuk penanganan Karhutla. Maka dari itu pihaknya menunggu aksi nyata dari BPBD untuk mewujudkan Riau bebas Karhutla.

“Anggaran kan sudah dialokasikan. Maka kami tunggulah action-nya. Lakukan pencegahan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat untuk tanggap Karhutla,” ujarnya.

Pengurus DPD Demokrat Riau ini juga berharap, kejadian musim kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi. Karena, jika sampai terulang maka akan ada banyak dampak buruk bagi masyarakat Riau. Terutama dari segi pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

“Kita tak mau lagi pengalaman dulu terulang kembali, semua dikorbankan,” imbuhnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


16 + 6 =