Warganet Protes PLN Rayon Bengkalis, Berikut Tanggapan Meneger PLN

Source: Internet

 

Berbagai tanggapan Warganet di Media Sosial (Medsos) melalui Facebook (FB) terkait rencana PLN Rayon Bengkalis akan melakukan penggantian meteran dari Pasca Bayar menjadi Prabayar.

Setidaknya ada 7 akun FB yang aktif menanggapi rencana pihak PLN tersebut, dengan mayoritas tidak setuju dengan rencana pihak Perusahaan Pembangkit Listrik Negara (PLN) Rayon Bengkalis untuk menggantikan meteran milik pelanggan.

Tanggapan dari akun atasnama Asrul Syam: “Alasan kemudahan pelanggan tak ade beban, tapi kapai token, beli 100 dapat 65-75, itu bukan beban bodoh. Nak membodohi ade je”

Selanjutnya akun Jalak Lenteng, “Bagaimana jika pelanggan menolak mengganti meteran, adalah hukum yang dilanggar?”

Lalu Lani Pamungkas: “Tendak”

Disusul akun Aulia Fikri: “Hak pelanggan menggunakan meteran apapun”. Kemudian akun Roman AR: “Isi 50 jadi 33”

Ditambah lagi akun Bang Syamsul: “Poko,,eee,,aku orak mau,,,,mmmoh aku,,,,ora reti koe !!!!!!”

Namun dari akun terakhir atas nama Nenni Syahruddin katakan, “Di INHU kayak dah di ganti semua deh,,Gak boleh nolak”

Terkait dengan tanggapan masyarakat melalui Medsos, Kepala PLN Rayon Bengkalis Hastedy langsung menanggapi penolakan sejumlah Warganet tersebut dengan sikap yang bijak.

Dia menyebut, dengan tanggap Warganet tersebut, itu hal yang wajar. Namun kurang tepat. Karena setiap pembelian token/pulsa listrik misal 100 Ribu bukan berarti 100 kwh, karana yang ditampilkan di meteran adalah KWH (kilowatt hour) dan harga 1 kwh listrik itu adalah 1420 rupiah per KWH.

“Sebagai warganet saya rasa bisa lihat di internet, dan akan faham dengan sendirinya, jika dibaca dengan seksama, atau (kalau perlu red) datang ke PLN minta info lebih lanjut,”ujarnya melalui jejaring WhatsApp, Jum’at (12/01/18).

Dia menjelaskan, sebagai pelanggan PLN, berarti harus taat kepada aturan yang berlaku. Atau ditetapkan PLN kepada pelanggannya. Kecuali tidak menggunakan listrik PLN atau pakai genset sendiri.

Jadi, pihak PLN meminta kepada masyarakat yang berlangganan dengan PLN, untuk siap menerima perubahan ini, yaitu menjadi pelanggan Prabayar dan dijamin tidak ada pelanggan PLN yg dirugikan dalam hal migrasi ini.

“Jika ingin info yang lebih jelas, silahkan datang ke kantor PLN (Rayon Bengkalis jalan Antara), pada hari kerja pukul 7.30 s/d 16.30 WIB,” ungkap dia lagi.

Lanjutnya, PLN Bengkalis mempunyai 44 ribu pelanggan saat ini, dan 22 ribu nya sudah Prabayar. Jadi selama ini tdak ada komplain ataupun merasa dirugikan oleh prabayar tersebut.

“Artinya, yang ada mereka tenang, aman (proteksi terhadap listrik lebih bagus),”katanya lagi.

Sebelumnya, pihak PLN Rayon Bengkalis, akan memindahkan 23 ribu pelanggan yang berada di Pulau Bengkalis, Bukit Batu dan Siak Kecil, dari listrik pasca bayar ke listrik prabayar (Token red,). Rencana peralihan tersebut, akan dilakukan mulai bulan Januari-Juli 2018 dengan tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam penggunaan daya.

Source :

Riau Green

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


5 + twenty =