Waspada Peredaran Uang Palsu Saat Pilkada di Riau, Dewan: Jangan Bosan Lakukan Sosialisasi

Source: Internet

 

Kalangan DPRD Pekanbaru mewanti-wanti, agar mengantisipasi peredaran uang palsu (upal), di masa-masa Pilkada di Riau.

Sebab, pelaku kejahatan bisa saja memanfaatkan momen ini, untuk mencari keuntungan.

“Tahun 2018 ini, merupakan tahun politik. Di mana rentan dimanfaatkan oleh oknum tertentu, menyebar uang palsu kepada masyarakat. Makanya kita minta masyarakat berhati-hati,” saran Anggota DPRD Pekanbaru Heri Pribasuki, Kamis (11/1/2018) menjawab Tribunpekanbaru.com.

Beberapa kasus yang terjadi belakangan, harus dijadikan contoh.

Apalagi memang masyarakat kini sudah banyak aktif, untuk mengantisipasi upal tersebut.

Hanya saja, masyarakat, terutama kalangan pelaku usaha, jangan terlena.

Lebih dari itu, pihak terkait lainnya, seperti Bank Indonesia, Kepolisian dan sebagainya, harus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Terutama untuk mengenali ciri-ciri uang palsu dan uang yang asli, agar tidak mudah tertipu oleh ulah oknum penyebar uang palsu tersebut.

“Jangan bosan melakukan sosialisasi. Karena di tahun politik ini bisa rentan peredarannya,” katanya.

Berikut tips-tips bisa terhindar dari peredaran uang palsu.

1. Kenali dengan baik uang yang diterima, asli atau palsu.
2. Gunakan lampu ultra violet, terutama pelaku bagi pelaku bisnis.
3. Hindari transaksi beresiko, terutama ketika orang menukarkan uang.
4. Jika mendapatkan uang palsu, segera melapor ke pihak berwajib.
5. Jangan belanjakan kembali jika mendapat uang palsu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


5 × two =